Desa Sukorejo Prioritaskan Pembangunan yang Mendesak dalam MusrenbangDes 2022

Suasana saat dilakukan nya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES) di Pendopo Balai Desa Sukorejo,Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora

LINTAS BLORA, BLORA- Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan laksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES) Tahun 2022 di Pendopo Balaidesa Sukorejo. Hadir dalam kegiatan Dwi Bambang Priyono Camat Tunjungan, Sutrisno Kades Tunjungan, BPD Desa Sukorejo serta perwakilan dari warga masyarakat Sukorejo.

Sutrisno Kades Sukorejo mengatakan, namanya musyawarah maka segala pembangunan yang ada di Desa akan di musyawarah kan, setelah dilaksanakan musyawarah dusun beberapa waktu yang lalu. Apa yang sudah dilaksanakan pada pelaksanaan tahun 2020 sudah sesuai dengan apa yang direncanakan pada Musrenbangdes tahun lalu.

Bacaan Lainnya

Desa Sukorejo mendapatkan bantuan provinsi di 4 titik, yaitu di Dukuh Jambangan. Dukuh Blingi pavingisasi di sebelah utara Pondok, Dukuh Blingi juga, dan Dukuh Growong.

“Usulan-usulan dari Musrenbangdes ini akan kami ambil skala prioritas untuk kemudian kami ajukan ke Musrenbang Kecamatan dan akan kami kawal hasilnya sampai ketingkat Kabupaten,” ujarnya.

Sutrisno tak lupa mengingatkan kepada peserta yang hadir untuk selalu menerapkan 4M dalam pencegahan Covid-19.

“Saya harap bapak ibu sekalian untuk tetap selalu menjaga kesehatan dan menerapkan prokes dimanapun berada,” harapnya.

Dwi Bambang Priyono Camat Tunjungan mengungkapkan, dalam Musrenbangdes tahun ini untuk melirik hasil Musrenbangdes di tahun kemarin yang belum terlaksana dan mengusulkan kembali mana yang perlu di danai dari APBD atau dari dana aspirasi.

Usulan tahun kemarin sekiranya belum terealisasi yang belum mendapatkan anggaran ini perlu di usulkan lagi supaya mendapatkan prioritas utama.

“Khususnya jalur infrastruktur jalan ke Desa Tutup kemarin belum masuk, kalau bisa nanti harus dimunculkan kembali, juga yang dari Dukuh Sukorejo ke Dukuh Ngrojok, juga dari Dukuh Ngrowong ke Desa Gempolrejo yang statusnya adalah aset desa akan kita carikan solusi,” urainya.

Adi Siswanto Ketua BPD Sukorejo mengharapkan warga menyampaikan usulan pembangunan yang mendesak untuk segera dapat dilaksanakan dan menjadi pertimbangan utama dan akan dibawa ke Musrenbang Kecamatan.

“Saya harap Bapak Ibu menyampaikan usulan yang masuk skala prioritas saja, sehingga dalam pelaksanaannya nanti akan lebih mudah. Usulan Bapak Ibu akan kami bawa ke Musrenbang Kecamatan dan akan kami kawal sampai Musrenbang Kabupaten nanti,” jelasnya memungkasi.(wien)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.