Karang Taruna Desa Gedebeg Himbau Warga Tidak Tanam Rumput Gajahan di Bahu Jalan

LINTAS BLORA, NGAWEN – Sejumlah titik jalan di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora tepatnya di ruas jalan Randualas – Sambonganyar belakangan ini menjadi perhatian masyarakat. Di beberapa titik ruas jalan tersebut, terdapat rumput gajahan yang tumbuh tak terkendali.

Berdasarkan pantauan Lintas Blora, Rabu (21/4/2021) di ruas jalan tersebut tepatnya di Desa Gedebeg, kondisi tersebut mengakibatkan bahu jalan tertutupi rumput sehingga mengganggu pandangan pengguna jalan. Ditambah dengan kondisi jalan yang licin dan berlubang, tentu membahayakan bagi para pelintas.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Gedebeg, Sumarwan mengatakan bahwa masalah ini pernah disampaikan kepada pihak PU bahkan pihak PU sendiripun sudah pernah survei ke lokasi tersebut.

“Ya, kemarin sudah pernah di survei dari pihak terkait. Namun, katanya di lihat tidak begitu menganggu,” terangnya.

Meski begitu, lanjut Sumarwan, terkait rumput gajahan tersebut tetap mengganggu dan akan dimusdeskan.

Sementara itu, senada dengan kepala desa, Ketua Karang Taruna Desa Gedebeg, Ely Nyunanto mengaku, rumput gajahan tersebut sangat mengganggu.

“Keberadaan rumput gajahan yang berada di bahu jalan sangat mengganggu. Akibatnya, jalanan menjadi licin dan berlubang sehingga menjadi momok bagi para pengendara jika melintasi jalur tersebut,” ungkap Ely.

Apa lagi, kata Ely, disaat musim penghujan, banyak genangan air akibat tidak dapat mengalirnya air karena tertutupi rumput gajahan.

Lebih lanjut, Ely berpendapat, setiap orang dilarang memanfaatkan ruang jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.

Sebagai ketua Karang Taruna desa Gedebeg, Ely berharap, pihak desa memberikan himbauan kepada warga yang sengaja menanam rumput gajahan dan memanfaatkan ruang jalan.

“Kami berharap pihak desa memberikan himbauan kepada warga yang sengaja menanam rumput gajahan dan memanfaatkan ruang jalan,” harap Ely.

Bagi Ely, karena itu jalan PU pihak desa tidak perlu melakukan musdes. Desa cukup memberikan imbauan yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan.

Dia juga menjelaskan, jalan tersebut merupakan nadi perekonomian masyarakat. Ely mengharap pemerintah kabupaten Blora melakukan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.

“Kami berharap perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan ini. Jalan ini mesti segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas perekonomian warga,” pungkasnya. BS

Pos terkait