Luncurkan Program DASHAT, Blora Terus Tekan Angka Stunting

Lintas Blora – Pemerintah Kabupaten Blora pada hari Selasa (9/8/2022) meluncurkan atau melaunching program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Sunting). Peluncuran dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, yang ditandai dengan penekanan video wall oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. Didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Ketua Tim Penggerak PKK Blora, Hj. Ainia Shalichah, dan Kepala Dindalduk KB, Drs. Purwanto, MM.

Dalam peluncuran program DASHAT ini juga diisi dengan lomba menu sehat cegah stunting berbahan dasar lokal yang diikuti oleh 16 TP PKK tingkat Kecamatan se Kabupaten Blora.

Sebelum peluncuran, Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua TP PKK, hingga Kepala Dindalduk KB, menyempatkan diri keliling mencicipi aneka makanan olahan yang dilombakan. Tak segan Bupati mencicipi makanan yang dibuat ibu-ibu PKK desa dari masing-masing Kecamatan.
Ada yang manyajikan olahan berbahan dasar daun kelor, olahan ikan jendhil, olahan labu, ikan patin, telor, ayam, aneka sayur hingga berbagai sumber protein baik hewani maupun nabati.

Semua bahan tersebut diolah sedemikian rupa menjadi sajian makanan untuk batita, balita hingga ibu hamil, dan menyusui.
“Hari ini kita luncurkan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Sunting) untuk menekan angka stunting di Kabupaten Blora. Kita ingin agar angka stunting yang tahun ini masih 21,5 persen menjadi 14 persen di akhir 2024,” ucap Bupati.

Melalui DASHAT ini, Bupati berharap kader PKK, KB, Posyandu, dan Bidan Desa bisa mengajak asyarakat menyajikan makanan sehat bergizi tinggi untuk ibu hamil, bayi dan ibu menyusui agar angka stunting bisa perlahan turun.

“Makanan hasil olahan ini nantinya bisa diberikan kepada bayi atau ibu hamil, ibu menyusui saat mengikuti posyandu. Atau dimasak masing-masing di rumah. Kami minta agar pihak desa bisa memberikan dukungan anggaran makanan pendampingan ini,” tambah Bupati.

Sementara itu, usai peluncuran, Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST., MM., langsung melanjutkan kegiatan dengan rakor atau rapat koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten Blora yang diketuai olehnya.

Dalam rapat tersebut, Wabup Tri Yuli menyampaikan bahwa pihaknya ingin segera membentuk struktur TPPS hingga tingkat Kecamatan dan Desa.
“Target kita bisa terbentuk TPPS di seluruh Kecamatan, bahkan hingga desa dan kelurahan. Mari kita susun tupoksinya masing masing agar bisa sinergi antara TPPS Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Kita ingin penanganan stunting ini menjadi perhatian kita bersama, dalam rangka membangun SDM Blora yang sehat dan unggul,” ucap Wakil Bupati.

Adapun hasil lomba menu sehat cegah stunting berbahan dasar lokal, sebagai juara 3 diraih Kecamatan Jepon dengan nilai 1256, kemudian juara 2 oleh Kecamatan Tunjungan dengan nilai 1262, dan juara pertama Kecamatan Ngawen dengan nilai 1275.

Turut hadir dalam kesempatan ini TPPS tingkat Kabupaten, Kepala OPD terkait, seluruh Camat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, para penyuluh KB, dan perwakilan PKK Desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.