Petani Kauman Gelar Acara Syukuran Panen Raya

LINTAS BLORA, BLORA KOTA – Petani Di Kelurahan Kauman Kecamatan Blora Gelar Acara Syukuran Panen Padi. Rabu, 31/03/2021. Panen yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dihadiri oleh Kepala Kelurahan (Kalur), Perangkat ,Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Petani Kelurahan Kauman.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kalur Marthin Ukie Andhana, memberikan apresiasi kepada petani di Kelurahan Kauman yang memiliki semangat tinggi serta konsisten untuk terus berusaha dan memproduksi padi dalam upaya penyediaan bahan pangan masyarakat khususnya dimasa Pandemi Covid-19 ini.

Melaksanakan panen padi bersama memberikan support dan motivasi agar petani tetap bersemangat dalam menjalankan aktifitas bertani dan produktifitas hasil panen untuk mensukseskan program pemerintah yaitu swasembada pangan, panen bersama Babinsa Peltu Sunarto, Bhabinkamtibmas Achmad Nur Kholik, Perangkat, Petani penggarap sawah bengkok di kelurahan Kauman, Kecamatan Blora.

“Kami berharap, para petani selalu siap menghidupi rakyat negeri ini, dengan begitu kehidupan masyarakat akan sejahtera. Karena itu merupakan puncak kepuasan perjalanan hidup petani. Walaupun kini masih berkutat dengan berbagai kendala mulai mahalnya harga pupuk serta rendahnya harga hasil panen, tak membuat petani patah arang. Semoga semangat yang telah terbentuk selama ini bisa menjadi puncak kenikmatan hidup sebagai petani,” ujar Ukie.

Babinsa Peltu Sunarto, Bhabinkamtibmas Achmad Nur Kholik berharap ketahanan pangan menjadi salah satu hal yang penting saat ini, karena dapat mengakibatkan berbagai masalah, diantaranya terganggu produksi, distribusi, dan konsumsi kebutuhan pokok akibat diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar dan larangan perjalanan bagi masyarakat, dimana kondisi ini dapat memicu kekhawatiran terhadap krisis pangan.

Untuk itu, kami berharap kepada seluruh petani, agar terus melakukan produksi, tetap semangat bekerja demi ketahanan pangan masyarakat, dan bangsa. Pandemi Covid-19 yang berimplikasi pada kebijakan normal baru, hendaknya tidak melemahkan petani melalui bidang pertanian sebagai tulang punggung perekonomian negeri ini,” tuturnya. (Ambr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.