Reaktivasi Jalur Kereta Api Blora-Rembang, Masuk RPJMD 2021-2026

LINTAS BLORA, BLORA KOTA – Jalur kereta api yang menghubungkan Blora dengan Rembang akan diaktifkan kembali (reaktivasi). Hal tersebut telah dimasukkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2021-2026.

Setelah satu hari sebelumnya DPRD menggelar rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang rencana awal RPJMD Kabupaten Blora tahun 2021-2026.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Kompas.com Kamis (15/4/2021), Bupati Blora Arief Rohman mengatakan masuknya reaktivasi jalur kereta tersebut ke dalam RPJMD karena banyaknya permintaan dari masyarakat.

“Memang banyak permintaan untuk jalur (kereta) dari Cepu – Blora – Rembang itu untuk diaktivasi kembali,” ucapnya.

Meskipun Pemerintah Kabupaten Blora telah memasukkan jalur tersebut ke RPJMD, tapi semua keputusan ada di pemerintah pusat.

“Karena ini kewenangan dari pusat, Dirjen Perkeretaapian dan KAI, prinsipnya nanti nunggu kebijakan pusat,” lanjut Arief.

Bupati akan mendukung upaya pengaktifan kembali jalur kereta tersebut, apabila reaktivasi tersebut diprioritaskan oleh pemerintah pusat.

“Ketika pusat menyampaikan bahwa ini merupakan target dari pemerintah pusat, saya kira pemda akan mendukung,” jelasnya.

Namun terkait rencana reaktivasi jalur kereta tersebut, Arief mengaku belum berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang.

“Belum ada (koordinasi), nanti kita nunggu dari Dirjen Perkeretaapian, karena ini hak dari pemerintah pusat, kita Pemda ini hanya dari sisi tempat dan lokasinya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Jalur kereta api Blora – Rembang tersebut beroperasi sejak tahun 1902 untuk mengangkut penumpang dan hasil hutan Blora yang kemudian diangkut ke berbagai kota. Terutama Jepara yang terkenal sebagai sentra industri kerajinan mebel. Namun jalur ini dinonaktifkan pada tahun 1984 karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum. (af)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.